Laporan Uji T

  LAPORAN PRAKTIKUM UJI T


  LAPORAN PRAKTIKUM UJI T 

Disusun Oleh:

Azzukhruful Walidaini. H

NPM: 250510901100xxx

 

(Nomor Komputer: 14)

 

 

 

  

 

DEPARTEMEN PROTEKSI TANAMAN

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SYIAH KUALA

DARUSSALAM, BANDA ACEH

2026


TINJAUAN PUSTAKA

Statistika merupakan ilmu yang mempelajari metode pengumpulan, pengolahan, penyajian, analisis, dan interpretasi data untuk memperoleh informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan. Dalam penelitian ilmiah, statistika digunakan untuk menguji hipotesis dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari sampel. Salah satu metode yang sering digunakan dalam statistika inferensial adalah uji t (t-Test), yaitu metode statistik yang digunakan untuk mengetahui perbedaan rata-rata antara satu atau lebih kelompok data (Ramadhani et al., 2023).

Uji t merupakan salah satu teknik statistik parametrik yang diperkenalkan oleh William Sealy Gosset dengan nama samaran "Student". Uji ini digunakan ketika jumlah sampel relatif kecil dan data yang dianalisis berdistribusi normal. Tujuan utama uji t adalah untuk menentukan apakah perbedaan rata-rata yang diamati terjadi secara nyata atau hanya disebabkan oleh faktor kebetulan. Oleh karena itu, uji t banyak digunakan dalam berbagai bidang penelitian seperti pendidikan, pertanian, kesehatan, dan ilmu sosial (Gunasti et al., 2024).

Secara umum, uji t dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu One Sample t-Test, Independent Sample t-Test, dan Paired Sample t-Test. One Sample t-Test digunakan untuk membandingkan rata-rata sampel dengan suatu nilai tertentu. Independent Sample t-Test digunakan untuk membandingkan rata-rata dua kelompok yang tidak saling berhubungan, sedangkan Paired Sample t-Test digunakan untuk membandingkan rata-rata dua kelompok data yang saling berpasangan atau berasal dari objek yang sama. Pemilihan jenis uji t harus disesuaikan dengan tujuan penelitian dan karakteristik data yang digunakan (Yuniarti & Bahri, 2023).

Sebelum melakukan uji t, terdapat beberapa asumsi yang harus dipenuhi agar hasil analisis dapat dipercaya. Asumsi tersebut meliputi data yang berskala interval atau rasio, data berdistribusi normal, dan sampel yang diperoleh secara acak. Pada Independent Sample t-Test juga diperlukan asumsi homogenitas varians antar kelompok. Apabila asumsi-asumsi tersebut tidak terpenuhi, maka peneliti dapat menggunakan metode statistik nonparametrik sebagai alternatif analisis. Oleh karena itu, pengujian asumsi menjadi tahap penting sebelum pelaksanaan uji t (Yuniarti & Bahri, 2023).

Dalam pengujian hipotesis menggunakan uji t, keputusan didasarkan pada nilai signifikansi (Sig.) atau nilai probabilitas (p-value). Jika nilai signifikansi lebih kecil dari taraf nyata yang digunakan, biasanya 0,05, maka hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka hipotesis nol diterima. Dengan kemampuannya dalam membandingkan rata-rata kelompok data, uji t menjadi salah satu metode statistik yang paling banyak digunakan untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil penelitian secara ilmiah (Rahmani et al., 2025).


Langkah Kerja

  1. Data penelitian dimasukkan ke dalam lembar kerja SPSS sesuai dengan variabel yang akan dianalisis.
  2. Menu Analyze dipilih, kemudian menu T-Test diklik.
  3. Variabel yang akan diuji dimasukkan ke dalam kotak analisis yang tersedia.
  4. Tombol Options diklik, kemudian tingkat kepercayaan (Confidence Interval) diatur sebesar 95%.
  5. Tombol Continue dan OK diklik untuk menjalankan analisis.
  6. Hasil output yang ditampilkan diamati, terutama nilai Sig. (2-tailed).
  7. Nilai Sig. (2-tailed) dibandingkan dengan taraf signifikansi 0,05. Apabila nilai Sig. (2-tailed) < 0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan. Sebaliknya, apabila nilai Sig. (2-tailed) > 0,05, maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan.
Data

Output

Video Analisis Uji T


Daftar Pustaka

Gunasti, A., Faisandra, M. A., Fais, A. N., Prayogo, P. E., & Aini, Q. (2024). Uji T Berpasangan Mengenai Pemahaman Mahasiswa Setelah Pelaksanaan Kuliah Lapangan Bangunan Air. Jurnal Smart Teknologi.
Rahmani, D. A., Risnawati, & Hamdani, M. F. (2025). Uji T-Student Dua Sampel Saling Berpasangan/Dependent (Paired Sample t-Test). Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 568–576.
Ramadhani, A., Polem, A. M., Miranda, & Zahra, S. S. (2023). Konsep Dasar Uji T dalam Statistika Pendidikan. Al Ittihadu Jurnal Pendidikan, 1(1), 94–102.
Yuniarti, R., & Bahri, S. Y. (2023). Studi Data Sampel Berpasangan pada Pendekatan Statistika Parametrik dan Non Parametrik. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 1(6), 327–333.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Praktikum Distribusi Frekuensi